Aksesoris Wajib Pintu Tahan Api: Panic Bar, Door Closer, Rockwool

Pintu tahan api merupakan salah satu elemen penting dalam sistem keselamatan bangunan, terutama pada gedung perkantoran, pabrik, rumah sakit, sekolah, hingga area komersial. Namun, masih banyak orang yang mengira pintu tahan api hanya sebatas daun pintu berbahan besi. Padahal, fungsi pintu tahan api tidak akan maksimal tanpa aksesoris pendukung yang tepat.
Beberapa aksesoris yang wajib ada pada pintu tahan api antara lain panic bar, door closer, dan rockwool. Ketiga komponen ini memiliki peran krusial dalam menjaga keselamatan penghuni bangunan saat terjadi kebakaran. Artikel ini akan membahas fungsi, manfaat, dan alasan kenapa aksesoris tersebut tidak boleh diabaikan.
Apa Itu Pintu Tahan Api?
Pintu tahan api adalah pintu khusus yang dirancang untuk menahan penyebaran api dan asap dalam jangka waktu tertentu, biasanya 1 hingga 2 jam, tergantung spesifikasi. Pintu ini berfungsi memberi waktu evakuasi yang aman bagi penghuni bangunan serta mencegah api menjalar ke area lain.
Agar dapat bekerja optimal, pintu tahan api harus dipasang sesuai standar, lengkap dengan aksesoris keselamatan yang direkomendasikan.
Baca Juga : Kenapa Harga Bengkel Las Bisa Berbeda-beda? Ini Penjelasannya
Baca Juga : Grill Ventilasi Besi
Baca Juga : Rangka Mezzanine
1. Panic Bar: Aksesoris Evakuasi Darurat yang Wajib Ada
Pengertian Panic Bar
Panic bar adalah perangkat berbentuk palang horizontal yang dipasang di bagian dalam pintu tahan api. Aksesoris ini memungkinkan pintu terbuka hanya dengan satu dorongan, tanpa perlu memutar gagang atau kunci.
Fungsi Panic Bar pada Pintu Tahan Api
-
Memudahkan evakuasi saat kondisi panik
-
Membuka pintu dengan cepat dan aman
-
Mengurangi risiko korban saat kebakaran
-
Sesuai standar keselamatan gedung
Dalam situasi darurat, orang sering kali kehilangan ketenangan. Dengan panic bar, siapa pun bisa membuka pintu dengan refleks alami, yaitu mendorong ke depan.
Kenapa Panic Bar Penting?
Tanpa panic bar, pintu tahan api justru bisa menjadi penghambat evakuasi. Oleh karena itu, penggunaan panic bar sangat dianjurkan, bahkan diwajibkan pada banyak jenis bangunan publik.
2. Door Closer: Menjaga Pintu Selalu Tertutup Rapat
Apa Itu Door Closer?
Door closer adalah alat yang berfungsi menutup pintu secara otomatis setelah dibuka. Pada pintu tahan api, door closer berperan penting untuk memastikan pintu selalu tertutup rapat.
Fungsi Door Closer pada Pintu Tahan Api
-
Mencegah api dan asap menyebar
-
Menjaga tekanan udara antar ruang
-
Membantu pintu kembali ke posisi semula
-
Memastikan fungsi tahan api tetap bekerja
Jika pintu tahan api dibiarkan terbuka, maka fungsinya menjadi tidak berguna. Door closer memastikan pintu selalu menutup dengan sempurna setelah dilewati.
Jenis Door Closer
Terdapat beberapa jenis door closer, seperti:
-
Door closer hidrolik
-
Door closer tanam
-
Door closer overhead
Pemilihan jenis door closer harus disesuaikan dengan berat dan ukuran pintu tahan api.
3. Rockwool: Material Peredam Panas dan Api
Apa Itu Rockwool?
Rockwool adalah material isolasi yang terbuat dari serat mineral batuan. Material ini memiliki ketahanan tinggi terhadap panas dan api, sehingga sering digunakan sebagai isi atau lapisan pada pintu tahan api.
Fungsi Rockwool pada Pintu Tahan Api
-
Menahan panas dari api
-
Memperlambat rambatan api
-
Meredam suara
-
Meningkatkan nilai ketahanan api pintu
Rockwool biasanya dipasang di bagian dalam daun pintu, di antara lapisan plat besi, sehingga pintu tidak cepat panas saat terjadi kebakaran.
Kenapa Rockwool Sangat Penting?
Tanpa rockwool, pintu besi akan cepat menghantarkan panas, sehingga berbahaya bagi orang di sisi lain pintu. Rockwool membantu menjaga suhu agar tetap aman lebih lama.
Baca Juga : Pintu Gudang Besi
Baca Juga : Pintu Besi Kios
Baca Juga : Pintu Poros Besi
Kombinasi Aksesoris yang Menentukan Kualitas Pintu Tahan Api
Pintu tahan api tidak bisa berdiri sendiri. Kombinasi panic bar, door closer, dan rockwool adalah satu kesatuan sistem keselamatan. Jika salah satu komponen tidak ada atau kualitasnya buruk, maka fungsi pintu tahan api tidak akan optimal.
Oleh karena itu, pemasangan pintu tahan api sebaiknya dilakukan oleh bengkel las dan penyedia jasa yang berpengalaman serta memahami standar keselamatan.
Standar Keselamatan dan Regulasi
Banyak bangunan saat ini diwajibkan memiliki pintu tahan api sesuai regulasi keselamatan kebakaran. Biasanya meliputi:
-
Pintu tangga darurat
-
Pintu akses koridor
-
Pintu ruang genset
-
Pintu ruang panel listrik
Aksesoris seperti panic bar dan door closer sering menjadi poin pemeriksaan dalam audit keselamatan gedung.
Baca Juga : Pintu Ram Besi
Baca Juga : Pintu Geser Samping
Baca Juga : Pintu Ayun Besi
Kenapa Harus Memilih CV Djaya Cipta Pratama dan Djaya Las?
Jika Anda membutuhkan pintu tahan api lengkap dengan aksesoris standar keselamatan, CV Djaya Cipta Pratama melalui Djaya Las adalah pilihan yang tepat.
Keunggulan Djaya Las:
-
Menggunakan material berkualitas
-
Pemasangan panic bar dan door closer sesuai standar
-
Pengisian rockwool rapi dan optimal
-
Tenaga las berpengalaman
-
Konsultasi desain dan kebutuhan bangunan
Djaya Las melayani berbagai kebutuhan pintu tahan api untuk gedung perkantoran, pabrik, gudang, sekolah, dan bangunan komersial lainnya.
Tips Memilih Pintu Tahan Api yang Aman dan Berkualitas
Sebelum memesan pintu tahan api, perhatikan beberapa hal berikut:
-
Pastikan pintu dilengkapi panic bar
-
Gunakan door closer berkualitas
-
Tanyakan jenis dan ketebalan rockwool
-
Periksa kekuatan rangka dan engsel
-
Pilih bengkel las berpengalaman
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda tidak hanya mendapatkan pintu, tetapi juga sistem keselamatan yang andal.
Baca Juga : Rak Industrial Custom
Baca Juga : Customized Safety Cage
Baca Juga : Rangka Plafon Baja
Kesimpulan
Pintu tahan api bukan sekadar pintu besi, melainkan bagian penting dari sistem keselamatan bangunan. Panic bar, door closer, dan rockwool adalah aksesoris wajib yang memastikan pintu tahan api dapat berfungsi dengan maksimal saat kondisi darurat.
Untuk mendapatkan pintu tahan api berkualitas tinggi dengan pemasangan yang tepat, mempercayakan pekerjaan kepada CV Djaya Cipta Pratama melalui Djaya Las adalah keputusan yang tepat. Investasi pada pintu tahan api yang benar adalah investasi untuk keselamatan banyak orang.
Kontak Kami:
CV DJAYA CIPTA PRATAMA & DJAYA LAS
-
Perusahaan: CV Djaya Cipta Pratama
-
Alamat Kantor: Jl. Raya Cimindi No. 200-202 Kota Bandung
-
Nama Bengkel Las: Djaya Las
-
Alamat Workshop: Jl. Gn. Batu No. 133 Sukaraja, Kec. Cicendo Kota Bandung 40175
-
WhatsApp: - 0877-2248-6638
- 0896-5266-5915
- 0838-2008-0508 -
Instagram: @pintugarasi_bagus
-
Website: www.djayaciptapratama.com
Baca Juga : Perbedaan Besi dan Baja
Baca Juga : Macam-Macam Handle Pintu dan Kelebihannya
Baca Juga : Pintu Besi Garasi
FAQ Seputar Aksesoris Pintu Tahan Api
1. Apa saja aksesoris wajib pada pintu tahan api?
Aksesoris wajib pada pintu tahan api meliputi panic bar, door closer, dan rockwool. Ketiganya berfungsi untuk mendukung evakuasi, mencegah penyebaran api, serta menahan panas saat terjadi kebakaran.
2. Apa fungsi panic bar pada pintu tahan api?
Panic bar berfungsi untuk memudahkan evakuasi darurat. Pintu dapat dibuka hanya dengan mendorong palang, sehingga aman digunakan saat kondisi panik tanpa perlu memutar gagang atau kunci.
3. Apakah pintu tahan api wajib menggunakan door closer?
Ya, pintu tahan api wajib menggunakan door closer agar pintu selalu tertutup rapat setelah dibuka. Pintu yang terbuka dapat menyebabkan api dan asap menyebar ke area lain.
4. Kenapa rockwool digunakan pada pintu tahan api?
Rockwool digunakan sebagai peredam panas dan api. Material ini membantu memperlambat rambatan api dan menjaga suhu di sisi lain pintu agar tetap aman lebih lama.
5. Apakah pintu besi biasa bisa disebut pintu tahan api?
Tidak. Pintu besi biasa belum tentu tahan api. Pintu tahan api harus memiliki struktur khusus, isian rockwool, serta aksesoris keselamatan seperti panic bar dan door closer sesuai standar.
6. Berapa lama daya tahan pintu tahan api terhadap kebakaran?
Daya tahan pintu tahan api bervariasi, umumnya antara 1 jam hingga 2 jam, tergantung spesifikasi material, ketebalan pintu, dan kualitas aksesoris yang digunakan.
7. Bangunan apa saja yang wajib menggunakan pintu tahan api?
Pintu tahan api umumnya wajib digunakan pada:
-
Gedung perkantoran
-
Pabrik dan gudang
-
Rumah sakit
-
Sekolah dan kampus
-
Tangga darurat dan koridor evakuasi
8. Apakah panic bar dan door closer harus dipasang bersamaan?
Ya. Panic bar dan door closer saling melengkapi. Panic bar memudahkan keluar saat darurat, sedangkan door closer memastikan pintu kembali tertutup untuk menahan api dan asap.
9. Siapa penyedia jasa pintu tahan api yang direkomendasikan?
CV Djaya Cipta Pratama melalui Djaya Las direkomendasikan sebagai penyedia jasa pembuatan dan pemasangan pintu tahan api lengkap dengan panic bar, door closer, dan rockwool sesuai standar keselamatan.
10. Apakah Djaya Las melayani pembuatan pintu tahan api custom?
Ya. Djaya Las melayani pembuatan pintu tahan api custom sesuai kebutuhan bangunan, termasuk ukuran, spesifikasi material, dan aksesoris keselamatan yang dibutuhkan.
Baca Juga : Mengenal Pengecatan Spray Duco: Proses, Teknik, dan Hasil Akhir
Baca Juga : Spesifikasi Material Pintu Besi Tahan Api
Baca Juga : Pintu Tahan Panas






1.png)



